Arsip

Archive for the ‘Tangga Nada’ Category

Sangkar Nada

9 Desember 2012 Tinggalkan komentar
Mohon maaf  kepada semua sahabat yang berkonmentar diblog ini, semua postingan saya arahkan di http://okeshared.com dan tentang artikel seni kali ini membahas tentang sangkar nada yang saya kutip persis sama penjabaranya, sebeb .
1. Bagian Not

2. Bentuk dan Nilai Not

a.Not Bernilai Satu
b.Not Bernilai Setengah
c.Not Bernilai Seperempat
d.Not Bernilai Seperdelapan
e.Not Bernilai Seperenambelas
f.Untuk Nilai Not Seper tiga puluh dua dan selanjutnya tinggal menambah bendera

3.Bentuk dan Nilai Tanda Istirahat

a. Tanda istirahat Bernilai Satu
b. Tanda istirahat bernilai Setengah

c. Tanda istirahat bernilai seperempat
d. Tanda istirahat bernilai seperdelapan
e. Tanda istirahat bernilai seperenambelas
d. Tanda istirahat bernilai sepertiga puluh dua

4. Cara menulis tangkai not
Jika tangkai not menghadap keatas ditulis disebelah kanan not dan jika tangkai not menghadap kebawah ditulis disebelah kiri not

5. Cara menulis bendera not
Bendera not selalu ditulis menghadap kekanan, baik not yang bertangkai keatas maupun not yang bertangkai kebawah.

6. Sangkar nada
Sangkar nada terdiri dari lima garis dan empat spasi
Fungsi sangkar nada adalah untuk menulis not. Not bisa ditulis pada garis maupun spasi

7. Garis bantu atau garis pertolongan
a.Berfungsi untuk menulis not yang tidak bisa ditulis pada sangkar nada
b.Panjang garis bantu cukup untuk menulis satu not

8.Tanda kunci
Funsi tanda kunci untuk membaca not sesuai dengan letak not pada sangkar nada
a.Tanda kunci G
Pada sangkar nada yang menggunakan tanda kunci G, maka not yang ditulis digaris kedua disebut not g’.

Contoh penulisan not sesuai dengan letaknya pada sangkar nada yang menggunakan tanda kunci G

b. Tanda kunci F
Pada sangkar nada yang menggunakan tanda kunci F, maka not yang ditulis digaris keempat disebut not f.

Contoh penulisan not sesuai dengan letaknya pada sangkar nada yang menggunakan tanda kunci F

Sumber : http://ceritatugu.blogspot.com/2010/08/teori-musik-1.html

Kategori:SENI, Tangga Nada

Materi Seni Musik

3 Oktober 2010 5 komentar

BAB I
MENGAPRESIASI KARYA SENI MUSIK
I.I. APRESIASI SENI

A. Pengertian dan Definisi Seni
Kata “seni” adalah sebuah kata yang semua orang di pastikan mengenalnya, walaupun dengan kadar pemahaman yang berbeda. Konon kabarnya kata seni berasal dari kata “SANI” yang kurang lebih artinya “Jiwa Yang Luhur/ Ketulusan jiwa”. Mungkin saya memaknainya dengan keberangkatan orang/ seniaman saat akan membuat karya seni, namun menurut kajian ilimu di eropa mengatakan “ART” (artivisial) yang artinya kurang lebih adalah barang/ atau karya dari sebuah kegiatan. Namun kita tidaka usah mempersoalkan makna ini, karena kenyataannya kalu kita memperdebatkan makna yang seperti ini akan semakain memperkeruh suasana kesenian, biarlah orang memilih yang mana terserah mereka.
Seni adalah salah satu unsur kebudyaan yang tumbuh dan bekembangsejajar dengan perkembangan manusia selaku penggubah dan penikmat seni. Kebudayaan adalah merupakan hasil pemikiran, karya dan segala aktifitas yang merefleksi naluri secara murni. Dari naluri yang alami itu maka akan menumbuhkan nilai estetis / keindahan. Dengan seni kita dapat memperoleh sebuah kenikmatan. Kenikamatan seni bukanlah bersifat fisik lahiriah tetapi kenikmatan batin yang muncul bila kita bisa menangkap dan merasan simbol – simbol keindahan itu. Read more…

Kategori:SENI, Tangga Nada
%d bloggers like this: