Beranda > SENI > fenomena

fenomena

Bicara soal kesenian tradisi yang lebih populis namun tetap dianggap kurang populis dibandingkan dengan dunia seni lainnya yang lebih terkonsumtif di kalangan pelajar, mahasiswa, pejabat, tokoh-tokoh sentral kehidupannya seperti Jarang Kepang, Kubro, Wulan Sunu, Gatoloco, Topengan, Kethoprak, Ndolalak, Reog, Warokan, dan segudang jenis lainnya menjadikan lambat laun kesenian ini tergeser dan hanya mampu bergerak di tingkatan komunitas micro pedesaan.

Inipun masih mending ketika masih bisa tersikapi dan disikapi,namun realitasnya di tataran tingkat komunitas pedesaan saja kesenian tradisional masih sering dipandang sebagai bentuk hiburan yang konservatif dan tak layak tayang. Mengapa?
Kategori:SENI
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: