Beranda > Pentas Seni > Pentas Teater Seni Budaya Kelas XI IPA 1

Pentas Teater Seni Budaya Kelas XI IPA 1

PUTRI KACANG MAYANG

Sutradara

Ulya Azmah Khairiah

PENGANTAR

Puji syukur kami haturkan kepada Allah yang maha kuasa karena
berkat kesehatan dan waktu yang telah diberikan kepada kami sehingga kami dapat
menyelesaikan Laporan deskripsi karya seni teater “Puteri Kaca Mayang” dengan
tepat waktu. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada guru pembimbing kami

Bapak Yatno atas bimbingan yang telah bapak beri selama proses latihan. Dan
kepada seluruh anggota Kelas XI IPA 1 kami ucapkan pula terima kasih
atas kerja samanya.

Tujuan kami kami membuat Laporan deskripsi ini adalah untuk
memberikan wawasan kepada pembaca mengapa ada suatu pementasan teater yang
begitu menawan? Hal ini dikarenakan adanya pendukung yang begitu pentingnya
agar terbentuklah teater yang begitu memukau.

Dalam laporan deskripsi ini berisi konsep-konsep yang mendukung
dari teater Puteri Kaca Mayang. Konsep yang ada seperti Konsep skenario, Konsep
busana, Konsep rias, Konsep musik,serta Konsep dekorasi panggung. Dalam Laporan
ini kami juga akan melampirkan foto-foto latihan serta pementasan serta
lampiran naskah asli dari naskah Puteri Kaca Mayang.

Dalam penulisan Laporan deskripsi ini tentulah masih terdapat
kekurangan disana sini. Kami sebagai manusia biasa yang tidak luput dari
kesalahan akan menerima kritik dan saran yang mendukung agar nantinya Laporan
deskripsi ini menjadi lebih sempurna dan bermanfaat lagi nantinya. Akhirnya
kami ucapkan terima kasih.

Tualang,  10  Juni 2010

Penulis

LATAR BELAKANG

Teater menunjukkan satu konsep bahwa ia sesungguhnya adalah segala macam peristiwayang terjadi di atas pentas yang mengandung cerita, dipertontonkan dan
dilakonkan oleh pemain (aktor). Teater merupakan suatu kesatuan yang diciptakan
oleh pemain, pengarang cerita, dan penonton (Asrul Sani).

Pada kesempatanini, kami mengambil judul teater “Puteri Kaca Mayang”. Alasan yang
sangat kuat untuk kami mengangkat judul ini adalah karena kami ingin mengangkat
cerita Melayu ke atas pentas(terutama teater). Dari banyaknya cerita dari
daerah Melayu yang tersedia, Puteri Kaca Mayang lah yang lebih kami minati. Di
samping ceritanya yang sarat akan makna, cerita ini juga akan mengingatkan kita
pada daerah kita Pekanbaru.

Bermain teater
ternyata mempunyai beberapa manfaat. Berteater adalah kegiatan yang menyenangkan
sekaligus menjadi ajang pelatihan diri dan pengasahan dalam memaknai perilaku
atau tindakan disiplin, bertaggung jawab, jujur, kemampuan bekerja sama, rasa
percaya diri, dan pembetuka kepribadian tanpa pemaksaan.

Tujuan
berteater antara lain adalah salah satu upaya pencarian kebahagiaan lewat
sebuah cermin yang jujur dan selalu berpihak kepada hati nurani. Dalam teater
yang dieksplorasi adalah watak manusia, problem manusia itu, dan cara mengatasi
problem-problem itu. Untuk menggali perwatakan manusia itu sangat diperlakuka
daya pemahaman.

 

PENDUKUNG


Sutradara

Ulya Azmah Khairiah


AsistenSutradara

Susi Ermina

Swari Sartika


Skenario

Lily

Selvi Mulyani

Siti Azerina

Pemain  &Aktor


Puteri Kaca Mayang

Debby Mayangsari


Gimbam

Dedy Afrianto


Raja Gasib

Salman
Alparisi


Ratu Gasib

Novia
Damayanti
Pangeran Aceh

Rizky Wira H


Raja Aceh

M. Arief
Gusti


Penasehat

Al Habib
Pratama


Dayang May

Nurul Haq


Dayang Sima

Rika Oktarini


Pengawal Gasib

Nataly Priskila


Pengawal Aceh

Benifati Zebua


Penata Busana

Nerrissa Arfiana

Hermayanti

Jessi
Susanti

Prastiwi
tegar

Ratih
Widyastuti


Penata Musik

Shelly Afina

Stephanie Ria

Winda Nurjanah


Penata Rias

Sari Permata

Lutfi Apriliani

Indah Permata

Properti

Sarilla Merid Seba

Ribka Meilani

Mitra Waty


Dokumentasi

Andri Mario

Anggy S Mandasary


Konsep Deskripsi

Phinta
Tri Sarina


Penanggung Jawab

M.Arief Gusti

Kategori:Pentas Seni Tag:
  1. afif
    17 Mei 2014 pukul 19:28

    lagu untuk drama ini apa ya kira-kira?bantuin dong,ada tugas nih,plisssss;):):)

  2. 4 Maret 2012 pukul 23:41

    Hmm… mengingatkan kembali pada teater yang lalu,🙂
    mantap pak…..

  3. mona
    8 Maret 2011 pukul 18:18

    naskah dramanya mana yah ?

  4. 20 Desember 2010 pukul 21:23

    pak, rapilah pak nulisnya.
    pusyiiiiiiiiiiing >.<
    foto saya mana pak? masa tak ada pula –"
    haha

    • 22 Desember 2010 pukul 18:15

      Udah Bapak Perbaiki.. itu kemaren waktu pementasan bapak Copas Aja Maka formadya salah

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: